Rate This Site

Average: 0/5

Advertisement

New Members

Ganda Tua Tumanggor
Sep 30, 2010
adrian budisentosa
Sep 30, 2010
rully sandra
Sep 30, 2010
evan sukandar
Sep 30, 2010
Prakarsa Rakyat
Sep 30, 2010

PARALEGAL LBH JAKARTA

.

  • PELATIHAN PARALEGAL BAGI MASYARAKAT Featured News Article PELATIHAN PARALEGAL BAGI MASYARAKAT PELATIHAN PARALEGAL BAGI MASYARAKAT

      Dalam upaya meningkatkan kemampuan masyarakat umum akan pengetahuan dasar tentang hukum dan hak asasi manusia, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta yang concern terhadap... More »

Recently Updated
PELATIHAN PARALEGAL BAGI MASYARAKAT Last Updated on 2010-10-04 21:17:10   Dalam upaya meningkatkan kemampuan masyarakat umum akan pengetahuan dasar tentang hukum dan hak asasi manusia, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta yang concern terhadap kedua hal tersebut memandang perlu sebuah pelatihan paralelgal. Paralegal adalah orang yang bukan memiliki latar belakang pendidikan hukum dan/atau masyarakat umum tetapi mereka diberikan pengetahuan secara teknis dan praktis bagaimana menghadapi kasus-kasus hukum yang sering terjadi maupun mereka alami sendiri.   Pelatihan paralegal ini diselenggarakan di beberapa daerah JABODETABEK. Adapun yang menjadi peserta dalam pelatihan ini terdiri dari organisasi mahasiswa, masyarakat umum, jaringan serikat buruh, anak-anak jalanan, aliran-aliran agama dan/atau kepercayaan, klien-klien LBH Jakarta, LGBT, dan jaringan LBH Jakarta dan masyarakat umum lainnya.   Sebagimana kita ketahui hukum dan keadilan masih... More »
Warga Papanggo vs Pemerintah Daerah Kota Jakarta Utara dan Pemerintah Daerah DKI Jakarta Last Updated on 2010-09-30 02:45:12  Kasus ini bermula ketika warga yang bermukim di Taman Bersih, Manusiawi dan Berwibawa (BMW) yang terletak di Tanjung Priok, Jakarta Utara di persoalkan oleh pihak Pemda. BMW yang sebelumnya adalah tanah rawa diresmikan oleh Gubernur Provinsi DKI Jakarta Wiyogo Atmodarminto dalam rangka Pekan Penghijauan ke XXX pada tanggal 7 Desember 1990. Pada tahun 1968 pihak investor (PT. Indovika) melakukan pembebasan lahan dengan taksiran ganti rugi Rp. 6000/m2 ke penggarap yang berdiam di lokasi tersebut. Kemudian  pada sekitar tahun 1975 ada pengerukan tanah untuk pembuatan danau dan tambak. Sedangkan pembangunan jalan Tol (jasamarga) terlaksana pada sekitar 1998 dan penggarap yang terkena pembangunan jalan Tol mendapatkan ganti rugi sekitar Rp. 500.000. Tanah tersebut sebetulnya merupakan fasilitas sarana umum dan sarana sosial yang diberikan / hibah dari 7 (tujuh) perusahaan... More »