Polda Papua Belum Tahu Penembakan Dominikus
JUBI ---- Sampai saat ini Kepolisian Daerah (Polda) Papua di Jayapura, belum mengetahui kasus penembakan terhadap Dominikus Tekege, warga Kampung Okomo-Ugiya, Distrik Tigi, Kabupaten Deiyai, Nabire pada Selasa (4/10) lalu.
Demikian disampaikan kepala bidang hubungan masyarakat (Kabid.Humas) Polda Papua, Komisaris Besar Polisi Wachyono saat dikonfirmasi tabloidjubi.com via ponsel, Kamis (6/10) siang. Menurut Wachyono, hingga kini pihaknya belum mendapat informasi soal itu. “Kami belum dapat informasi tentang berita itu karena sinyal kesana susah. Tapi, kalau benar ada penembakan, pasti kami sudah dapat informasi,” katanya. Menurut dia, informasi itu bisa saja keliru.
Sementara itu, wakil ketua Komnas HAM perwakilan Papua di Jayapura, Matius Murib menilai pihak kepolisian bisa saja menutup-nutupi insiden itu. “Bisa saja polisi belum tau karena sengaja tutup masalah itu,” ujar Matius. Lanjut Murib, memang benar berita tersebut sudah dikabarkan. Namun, kebenaran atas pemberitaan tersebut masih belum jelas.
“Informasi soal korban belum terlalu jelas. Apakah korban saat itu terkena peluru nyasar atau ditembak langsung oleh Brimob, juga belum jelas. Pers harus konfirmasi lagi dengan kepolisian dan korban di Nabire untuk mendapatkan data yang akurat,” harapnya.
Lelaki asal Wamena ini mengaku, hingga kini Komnas HAM belum mendapat laporan pengaduan dari keluarga korban soal insiden memilukan ini. Komnas HAM masih memantau kasus itu lewat media massa di Jayapura. “Sampai sekarang kami belum dapat laporan pengaduan dari keluarga korban. Kami masih ikuti lewat media. Jadi, belum ada tindakan investigasi,” tandasnya.
Seperti dikabarkan, Dominikus Tekege bermaksud mengingatkan kepada pimpinan PT Modern Widya Technical (MWT) agar tidak mengambil material berupa batu dan tanah di Tabei, Kampung Okomo-Ugiya, Distrik Tigi, Kabupaten Deiyai. Namun, Dominikus belum menegur, dirinya langsung diberondong peluru. Korban ditembak oleh salah satu anggota Brimob yang bertugas di lokasi tersebut.
Tembakan yang dikeluarkan mengenai betis bagian kanan. Ketika itu, korban langsung dilarikan ke RSUD Paniai, Madi. Hingga saat ini korban masih mendapat perawatan intensif. Hingga kini, korban masih dirawat. Kejadian ini terjadi sejak Selasa (4/10) pagi. (JUBI/Musa Abubar)

Site Options
0 Comments
Add Comment