BERITA:NEWS: Kontras Papua Akan Kaji Persoalan Dasar Masyarakat
Published: February 24, 2011

JUBI --- Kepala Operasional Komisi Untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (Kontras) Papua di Jayapura, Olga Hamadi, Jumat (15/1) mengatakan, pembahasan menyangkut masalah hak dasar masyarakat Papua penting terutama berkaitan dengan kesehatan, pendidikan, dan ekonomi.
Hamadi menilai, kebutuhan atas pendidikan, kesehatan dan ekonomi merupakan hak asasi dari tiap orang. “Ini selalu terjadi di masyarakat tapi tidak pernah dibicarakan,” tandasnya.
Menurut Hamadi, pemerintah maupun LSM dan lembaga lainnya juga hanya membicarakan HAM dari satu sisi. Misalnya, soal pelanggaran HAM saja. Tidak pernah dikaitkan dengan masalah lainnya. Sehingga banyak perjuangan untuk menyelesaikan masalah HAM tidak berhasil.
Dia mengatakan, masalah dan konflik selalu timbul silih berganti di pelosok Papua. “Ini memusingkan semua pihak, baik Pemerintah, LSM, swasta dan lembaga lainnya."
Kontras Papua sendiri kata dia tetap melihat masalah pelanggaran HAM secara kompleks. Yakni dengan menyisipkan diskusi atas persoalan dasar masyarakat.
Ia menambahkan, ke depan Kontras Papua juga akan bekerja sama dengan PT. Jamkesmas mengurusi Kartu Asuransi Kesehatan (Askes) yang diperuntukan bagi masyarakat. “Kita upayakan ini untuk bantu mereka,” tandasnya. (Musa Abubar)

JUBI --- Kepala Operasional Komisi Untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (Kontras) Papua di Jayapura, Olga Hamadi, Jumat (15/1) mengatakan, pembahasan menyangkut masalah hak dasar masyarakat Papua penting terutama berkaitan dengan kesehatan, pendidikan, dan ekonomi.
Hamadi menilai, kebutuhan atas pendidikan, kesehatan dan ekonomi merupakan hak asasi dari tiap orang. “Ini selalu terjadi di masyarakat tapi tidak pernah dibicarakan,” tandasnya.
Menurut Hamadi, pemerintah maupun LSM dan lembaga lainnya juga hanya membicarakan HAM dari satu sisi. Misalnya, soal pelanggaran HAM saja. Tidak pernah dikaitkan dengan masalah lainnya. Sehingga banyak perjuangan untuk menyelesaikan masalah HAM tidak berhasil.
Dia mengatakan, masalah dan konflik selalu timbul silih berganti di pelosok Papua. “Ini memusingkan semua pihak, baik Pemerintah, LSM, swasta dan lembaga lainnya."
Kontras Papua sendiri kata dia tetap melihat masalah pelanggaran HAM secara kompleks. Yakni dengan menyisipkan diskusi atas persoalan dasar masyarakat.
Ia menambahkan, ke depan Kontras Papua juga akan bekerja sama dengan PT. Jamkesmas mengurusi Kartu Asuransi Kesehatan (Askes) yang diperuntukan bagi masyarakat. “Kita upayakan ini untuk bantu mereka,” tandasnya. (Musa Abubar)
0 Comments
Add Comment