Rate This Article

Average: 0/5

Profesionalisme Polisi Masih Jauh Dari Harapan

SIARAN PERS:

Profesionalisme Polisi Masih Jauh Dari Harapan

Siaran Pers Bersama

” Profesionalisme Polisi Masih Jauh Dari Harapan ”

Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS Papua) dan Lembaga Bantuan Hukum (LBH Papua) pertama-tama mengucapkan turut bela sungkawa kepada korban dan keluarga korban yang kehilangan anggota keluarganya dalam Insiden-Insiden  pada bulan Desember 2008 dan  Januari 2009 sekaligus sangat menyesalkan Tindakan oknum polisi yang tidak professional sebagai aparat penegak hukum.

 Dari Pemantauan KontraS Papua dan LBH Papua, tindakan kekerasan yang dilakukan oknum aparat Kepolisian pada bulan Desember 2008 dan  Januari 2009 di beberapa daerah (Wamena, Merauke, dan Timika)  sangat memprihatinkan, hal ini sangat bertolak belakang dengan Undang-Undang Kepolisian No. 2 tahun 2002 Tentang Kepolisian Republik Indonesia. karena kita ketahui bahwa sejak Polisi dipisahkan dari ABRI maka tujuan reformasi kepolisian adalah membangun kepolisian sipil yang professional dan akuntabel dalam melayani masyarakat, menjunjung tinggi norma-norma demokrasi, menghormati HAM dan hukum internasional lainnya.

Berdasarkan sejumlah korban dipihak warga sipil (terlampir), kami menyatakan sikap sebagai berikut :

1.      Kepada Kapolda Papua supaya  Bertanggungjawab terhadap jatuhnya korban warga sipil dengan tindakan hukum yang benar dan konsekuen dipihak anggota Polisi   yang di duga terlibat.

 

2.      Kepada Masyarakat Sipil di Tanah Papua supaya tidak lagi menggunakan cara-cara kekerasan sebagai cara menyelesaikan masalah di tengah masyarakat.

 

3.      Reformasi di Institusi kepolisian adalah merupakan tanggungjawab bersama, oleh karena itu semua tindakan kekerasan harus diawasi oleh semua pihak terutama pihak kepolisian sendiri.

 

 

Jayapura, 29 Januari 2009

 

Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS Papua),

Lembaga Bantuan Hukum (LBH Papua)


Lampiran Data Korban  Desember 2008 dan Januari 2009

 

NO.

N  A  M  A

UMUR

SEX

ALAMAT

K E T E R A N G A N

1.

Welinus Kogoya

15

Pria

Kampung Yugumabut, Distrik Gamelia

Korban tewas akibat salah tembak oknum Polisi atas nama Jhon Rumbiak di Pos Polisi Pasar Jibama Wamena pada tanggal 28 Desember 2008

2.

Asikebaga Paragaye

18

Pria

Kampung Wogi, distrik Asologaima

Dipukul babak belur oleh sekelompok orang sampai meninggal di SRUD Wamena, setelah 30 menit kemudian, karena dituduh pemicu/pemabuk yang menyebabkan korban salah tembak oleh Polisi atas nama Welinus Kogoya (Wamena 28 Desember 2008)

3.

Safarudin

24

Pria

Merauke

Meninggal tertembak di Kepala oleh Bripka DU anggota satuan Reserse Kriminal Polres Merauke, tanggal 22 Januari 2008.

4.

Dono

Pria

Pria

Merauke

Tertembak di lutut kiri oleh Bripka DU anggota satuan Reserse Kriminal Polres Merauke, tanggal 22 Januari 2008.

5.

Simon Fader

24

Pria

Timika

Meninggal tertembak di bagian Perut, tanggal 25 Januari 2009

6.

Kace Rahangmetan

48

Pria

Timika

Tertembak di bagian pantat (Hidup), Tanggal 27 Januari 2009

7.

Remon Metubun

18

Pria

Timika

Tertembak di bagian Kaki Kiri (Hidup), Tanggal 27 Januari 2009

8.

David Lesomar

 

Pria

Timika

Tertembak (Hidup), Tanggal 27 Januari 2009


 

0 Comments

Add Comment

You must be logged in to post a comment. Click here to login