Rate This Site

Average: 0/5

New Members

kontras papua
Nov 29, 2013
peneas lokbere
Feb 23, 2011
Hendrikus Wermasubun
Feb 23, 2011
adrian bsentosa
Feb 18, 2011
adrian budisentosa
Oct 11, 2010

KontraS Papua

Mengenang 7 Tahun Dibunuhnya

Alm. MUNIR

7 September 2004

Recently Updated
Ferdinan Pakage Dibebaskan Dari Penjara Last Updated on 2014-06-16 11:06:55 Salah satu tahanan Politik Ferdinan Pakage dibebaskan pada Senin 16 Junin 2014 pukul 15.00 setelah menjalani hukuman penjarah selama 8 Tahun 3 bulan di lembaga pemasyarakatan Abepura. Ferdinan ditangkap 16 Maret dan dituduh melakukan penganiayaan yang mengakibatkan salah satu anggota polisi mati dalam insiden berdarah antara mahasiswa dan aparat kepolisian di Universtas Cenderawasih Abepura 16 Maret 2006 lalu. Ferdinand  dijerat pasal 214 (2) ke 3 KUHP dan divonis 15 tahun penjara di pengadilan Klas 1A Jayapura 1 April pada tahun yang sama. Dalam penjarah pada tanggal 22 September 2008 ia disiksa oleh empat orang sipir LP Abepura, salah satunya Herbert Toam dengan menggengam gembok dan memukul di bagian mata kanan mengakibatkan luka dan mengalami pendarahan parah. Karena lambat mengantar ke rumah sakit, mata sebelah kanan menjadi cacat permanen. Suda beberapa kali menlakukan... More »
Yali Wenda dan Alfares Kapisa Masi Menderita Akibat Pemukulan Last Updated on 2014-04-15 06:01:02 Jayapura - Yali Wenda dan Alfares Kapisa yang disiksa oleh aparat kepolisian Polres Jayapura pada tanggal 2 April 2014 saat mebubarkan paksa aksi damai mahasiswa tergabung dalam solidaritas mahasiswa untuk pembebasan Tapol Napol Papua sampai saat ini masih menderita sakit. Yali Wenda mengalami sakit di bagian dada, tulang belakang, dagu, pundak, kepala bagian belakang tulang-tulang terasa sakit dan rasa pusing ketika berdiri lama. Hal yang sama juga dialami oleh Alfares Kapisa. Yali menjelaskan Alfares Juga mengalami sakit di bagian dada dan kepala dan di beberapa bagian tubuh yang dapat pukulan keras, namun ia tidak mau berobat di Rumah Sakit. Kedua Mahasiwa dipukul dan disiksa oleh aparat Dalmas Polresta Jayapura saat ditangkap dan ditahan selama sekitar satu jam di Gapura Uncen Waenan dan dipukul dan di setrom di atas truk DALMAS selama perjalanan menuju Polresta Jayapura. Selasa... More »
PEMBUBARAN PAKSA, PENANGKAPAN DAN PENYIKSAAN TERHADAP AKSI PEMBEBASAN TAPOL PAPUA TANPA SYARAT 2 APRIL 2014 Last Updated on 2014-04-10 06:28:14 Jumat 28 Maret 2014, sekitar jam 09 lebih, Yali Wenda, mengantar surat pemberitahuan ke Bagian Intekam, Polresta Jayapura. Surat tersebut atas nama Solidaritas mahasiswa peduli Tapol/Napol Papua. Anggota Intelkam polresta yang bertugas memberitahukan bahwa untuk disuruh cek surat ini pada Selasa 1 April (empat hari kemudian). Tanggal 1 April, pukul 11.00 Philipus Robaha (mahasiswa) menuju ke Polresta untuk mengecek STTP, namun Intelkam polresta telah membuat surat pernyataan dan meminta Philipus menandatangani surat pernyataan terkait aksi yang dimaksud, sebagai syarat untuk menerbitkan STTP. Surat pernyataan yang telah ditandatangani tersebut berisi 9 poin sebagai berikut: Akan bertanggung jawab memelihara dan menjaga hak kebebasan orang lain untuk hidup aman tertib dan damai. Akan mengindahkan norma agama, kesusilaan dan kebebasan orang lain untuk hidup aman,tertip dan... More »
PEMBUBARAN PAKSA, PENANGKAPAN DAN PENYIKSAAN DALAMAN AKSI PEMBEBASAN TAPOL PAPUA Last Updated on 2014-04-10 05:08:10 Jumat 28 Maret 2014, sekitar jam 09 lebih, Yali Wenda, mengantar surat pemberitahuan ke Bagian Intekam, Polresta Jayapura. Surat tersebut atas nama Solidaritas mahasiswa peduli Tapol/Napol Papua. Anggota Intelkam polresta yang bertugas memberitahukan bahwa untuk disuruh cek surat ini pada Selasa 1 April (empat hari kemudian). Tanggal 1 April, pukul 11.00 Philipus Robaha (mahasiswa) menuju ke Polresta untuk mengecek STTP, namun Intelkam polresta telah membuat surat pernyataan dan meminta Philipus menandatangani surat pernyataan terkait aksi yang dimaksud, sebagai syarat untuk menerbitkan STTP. Surat pernyataan yang telah ditandatangani tersebut berisi 9 poin sebagai berikut: Akan bertanggung jawab memelihara dan menjaga hak kebebasan orang lain untuk hidup aman tertib dan damai. Akan mengindahkan norma agama, kesusilaan dan kebebasan orang lain untuk hidup aman,tertip dan... More »
Dengar Kesaksian Korban Pelanggaran HAM: Saatnya Bicara Kebenaran! Last Updated on 2013-11-28 23:43:34 Salah satu elemen penting dalam upaya pencarian keadilan adalah melalui pengungkapan kebenaran. Namun kenyataannya, bicara kebenaran atas peristiwa pelanggaran HAM yang pernah terjadi itu tidak semudah membalikan telapak tangan. Ketiadaan ruang untuk bercerita yang nyaman dan aman bagi korban dan keluarga korban pelanggaran HAM hingga perasaan takut dan trauma yang terus menghantui membuat mereka tidak mampu untuk menjelaskan kebenaran yang sesungguhnya. Hal ini yang kemudian menjadi alasan mengapa bicara kebenaran menjadi sesuatu yang sangat mahal untuk dilakukan, sementara kekerasan demi kekerasan terus membelenggu hingga kini tanpa adanya ruang pembelajaran dan perbaikan. Koalisi Keadilan dan Pengungkapan Kebenaran (KKPK) mencoba menjawab kegelisahan para korban dan keluarga korban pelanggaran HAM dengan menyelenggarakan Dengar Kesaksian korban Pelanggaran HAM. Dengan mengusung tema... More »